Apa yang dilakukan ketika ban mobil kempes?

Ketika Ban tiba-tiba bocor atau kempes di tengah perjalanan, acap kali digambarkan perempuan panik karena tak bisa menggantinya dengan ban cadangan. Padagal wanita juga bisa mengganti ban sendiri. Begini caranya:

Agar aman, adalah kurangi kecepatan laju kendaraan anda secara bertahap. Jagalah kendaraan tetap lurus sambil secara perlahan bergerak ke bahu jalan yang aman.

Parkirlah di tempat yang rata dan berlandasan kuat. Matikan mesin dan nyalakan lampu darurat jika diperlukan. Tarik tuas rem parkir, dan pindahkan tuas transmisi ke posisi ‘P’ (untuk transmisi otomatis) atau posisi ‘R’ (untuk transmisi manual).

Persilakan seluruh penumpang untuk turun. Anda perlu mengetahui hal-hal berikut untuk menghindari kemungkinan terjadinya cedera :

Jangan sekali-kali masuk ke kolong kendaraan yang hanya ditopang dengan dongkrak saja. Sebaiknya anda gunakan alat pengaman tambahan.

Jangan menghidupkan mesin selama kendaraan anda ditopang dengan dongkrak. Ganjal roda bagian sisi melintang diagonal dari roda yang diangkat.

Pastikan untuk meletakkan posisi dongkrak dengan tepat, untuk menghindari kerusakan bagian kendaraan anda.

Jangan mulai mendongkrak jika masih ada orang di dalam kendaraan anda. Angkat kendaraan hanya secukupnya, kira-kira cukup untuk penggantian ban saja. Langkah detilnya:

1-Ambillah peralatan yang dibutuhkan beserta ban cadangannya :

Sambungan tangkai pemutar dongkrak di bawah jok tengah. Dongkrak ditempatkan khusus, untuk menghindari kemungkinan terlempar pada saat terjadi kecelakaan.

Putar persambungan dongkrak dengan tangan. Untuk melepaskan: putar berlawanan dengan arah jarum jam.

Untuk menyimpan : putar persambungan dongkrak pada arah 2 sampai dongkrak terikat dengan aman untuk untuk mencegahnya terlempar ke depan pada saat terjadi tabrakan atau pengereman mendadak.

Untuk melepaskan ban cadangan : masukkan ujung sambungan handle dongkrak ke dalam sekrup penurun ban dan putarlah berlawanan putaran jarum jam

2-Setelah ban turun dengan sempurna di atas tanah, lepaskanlah braket pengikatnya

Saat Anda menyimpannya kembali, letakkan ban cadangan dengan bagian luar menghadap ke atas . Saat ditarik ke atas, posisi ban harus lurus ke atas tanpa tersangkut komponen lain, agar ban tidak terlempar saat terjadi kecelakaan.

Ganjal roda pada arah diagonal dari ban yang kempes, untuk menghindari kendaraan menggelinding saat didongkrak.

Pada saat mengganjal ban, letakkan ganjal dari depan untuk roda depan, atau dari belakang untuk roda belakang.

3- Melepas ornamen roda

Ungkit dengan menggunakan ujung yang pipih pada alat pembuka ornamen (ujung yang berlawanan dengan kunci roda). Jangan mencoba menarik ornamen dengan tangan, karena dapat mengakibatkan luka pada diri anda.

4- Kendorkan semua mur roda

Sebelum mendongkrak kendaraan, kendorkan seluruh mur roda, dengan memutar mur berlawanan dengan arah jarum jam.

Untuk mendapat tekanan yang maksimal, letakkan handle di sebelah kanan. Peganglah kunci di dekat ujung handle dan tariklah handel ke atas. Berhati-hatilah agar kunci tidak terlepas dari mur.

Kendorkan mur dengan satu setengah putaran, dan biarkan mur menempel pada tempatnya.

5- Tempatkan dongkrak pada titik pendongkrakan

Perhatikan posisi alat dongkrak. Titik pendongkrakan belakang berada di bawah rumah axle belakang (di dekat gantungan pegas daun). Pastikan bahwa dongkrak bertumpu pada tempat yang datar dan keras, untuk menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan.

6- Setelah memastikan tidak ada lagi penumpang yang berada dalam kendaraan, angkatlah kendaraan pakai dokrak secukupnya supaya ban cadangan dapat dipasang.

Anda perlu mengangkat lebih tinggi dibandingkan dengan saat anda melepas ban yang kempes. Untuk mengangkat kendaraan, masukkan sambungan handel dongkrak ke dalam dongkrak, kemudian putar searah jarum jam dengan handel.

7- Lepas Mur Roda dan Ganti Ban

Angkat ban yang kempes lurus ke atas dan tariklah menyamping. Gelindingkan roda cadangan ke posisinya dan tepatkan lubang pada roda dengan baut-baut roda.

Angkat roda dan masukkan sekurang-kurangnya baut yang paling atas terlebih dahulu. Gerakkan roda dan tekan terhadap baut yang lainnya.

Sebelum memasang roda, bersihkan karat yang menempel pada permukaan pemasangan dengan sikat kawat atau sejenisnya. Pemasangan roda tanpa kontak metal dengan metal secara baik di permukaan pemasangannya dapat berakibat mengendurnya mur roda dan bahkan dapat menyebabkan roda terlepas pada saat kendaraan sedang meluncur.

Untuk itu setelah jarak tempuh sekitar 1.600 km pertama, cek kembali bahwa mur roda kencang.

8- Pasang Kembali Semua Mur

Pasang kembali mur roda (bagian yang tirus menghadap ke dalam) dan kencangkanlah semuanya sekuat tangan anda. Dorong roda ke dalam dan kencangkan kembali mur-mur tersebut.

9- Turunkan Kendaraan dan Kencangkan Mur

Untuk menurunkan kendaraan, putar sambungan handle dongkrak berlawanan arah jarum jam dengan handle sambil memastikan agar handle tetap terikat pada sambungan handle dongkrak.

Gunakan hanya kunci mur roda saja untuk mengencangkan. Jangan menggunakan alat lain atau sambungan tambahan, selain tangan anda (misalnya palu, pipa ataupun kaki anda). Pastikan bahwa kunci roda terkait dengan sempurna pada mur roda.

Kencangkan mur roda sedikit demi sedikit dengan urutan seperti pada gambar. Ulangi prosesnya sampai semua mur kencang.

PERHATIAN

Saat menurunkan kendaraan pakai, pastikan seluruh bagian tubuh anda dan orang lain yang berada di sekitarnya tidak terluka saat kendaraan diturunkan dengan dongkrak.

10- Pasangkan Kembali Dop (Ornamen) Roda

Pasang ornamen roda pada posisinya dan pukullah sedikit dengan sisi atau tumit tangan anda, agar masuk pada tempatnya.

PERHATIAN

Jangan sesekali masuk ke kolong kendaraan, jika kendaraan hanya ditopang dengan dongkrak saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *