Bidbox.id Online Multibrand Car Dealership

Ada yang berbeda di GIIAS 2018 karena ada booth Dealer Online Bidbox.id. ya Dealer online. Karena kita bisa membeli Kendaraan Roda empat berbagai merek hanya dengan mengakses melalui handphone.
Bidbox.id bekerja sama dengan Tokopedia dalam melayani customer pembelian unit kendaraan.

Perusahaan online multi-brand car dealership pertama di Indonesia memamerkan platform Bidbox.id di GIIAS 2018.

Hal tersebut adalah platform inovatif, memungkinkan para calon pembeli mendapatkan mobil idamannya lewat cara baru.

Melalui Bidbox, calon pembeli dapat langsung melihat dan memilih jenis mobil yang diinginkan.

Selain itu calon pembeli juga bisa lakukan perbandingan harga dan simulasi pembiayaan. Meminta penawaran secara online, bahkan melakukan booking schedule untuk test drive.

“Bidbox merupakan cara pintar untuk memiliki mobil baru,” ungkap Michael, CEO Bidbox, Senin, (6/8/2018).

Ia juga menambahkan bahwa Bidbox.id telah bekerja sama dengan berbagai partner terpercaya lainnya. Seperti Mandiri Tunas Finance, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BCA, Maybank, MPMFinance, BNI Multifinance, Mitsui Leasing, dan juga partner-partner lainnya .

Michael menambahkan Bidbox mampu menawarkan gratis jasa servis tambahan di atas garansi yang diberikan dealer. Selain itu konsumen juga tetap dapat menikmati garansi, Emergency Road Assistance yang disediakan oleh dealer-dealer.

Yang menjadi Perhatian pada saat Pengajua Kredit

1. Set budget dan pilih tipe mobil yang sesuai

Pilihlah mobil sesuai dengan anggaran dan kebutuhan, jangan biarkan gengsi ikut campur dalam pemilihan mobil. Dengan banyaknya pilihan model dan ukuran mobil yang tersedia, sesuaikan pilihanmu dengan kebutuhanmu. Jangan sampai cicilan mobil menjadi beban dalam hidup mu.

Terlebih lagi, jangan dengan mudah tergiur dengan mobil hanya karena DP awalnya murah, agar kamu tidak kewalahan membayar angsuran untuk bulan-bulan berikutnya. Kamu juga harus mengingat biaya tambahan lainnya seperti biaya perawatan mobil, Bahan Bakar Mesin (BBM), biaya tol, biaya parkir, biaya asuransi, dan seterusnya.

Untuk lebih berhemat, sebaiknya mobil bekas menjadi konsiderasi. Penyusutan harga mobil langsung terjadi begitu mobil baru kamu keluar dari showroom mobil.

2. Perhatikan DP murni dan DP total

Ketika berbicara dengan sales mobil, jangan mudah tergiur ketika berbicara soal DP yang murah, karena DP dalam maksud adalah DP murni. Ketika kamu membeli mobil, kamu harus membayar DP total, yang hitungannya seperti ini:

DP total =

DP murni + provisi kredit + Biaya Administrasi + Asuransi (selama masa kredit) + Angsuran Bulan Pertama.

DP murni = rata-rata 20%-30% dari harga mobil.

3. Teliti dengan masa kredit dan suku bunga

Bijaklah ketika mengajukan aplikasi angsuran mobil, berikut dengan jumlah DP murni dan bunga yang akan kamu bayar untuk menghindari kredit macet. Bila kamu tidak bisa membayar angsuran, kredit macet akan dicatat di rekor, termasuk rekor Bank Indonesia yang akan menyebabkan credit score-mu tercoreng dan alhasil membuatmu lebih susah untuk meminjam kredit kedepannya.

Perhatikan juga panjang masa kredit mobil. Dianjurkan untuk melunasi angsuran kurang lebih dalam jangka waktu 4-5 tahun, karena setelah 4-5 tahun biasanya mobil akan semakin rewel dan semakin banyak pula biaya tambahan yang harus kamu keluarkan untuk merawatnya.

Ada dua tipe suku bunga yang tersedia, yaitu bunga tetap (fixed rate) dan suku mengambang (floating rate). Dengan fixed rate, bunga yang kamu bayar dari tahun ke tahun akan tetap sama. Dengan floating rate, bunga yang kamu bayar akan tergantung dengan suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Persyaratan Pengajuan Kredit

1. Surplus di rekening pribadi sebagai collateral

Sebelum mengajukan aplikasi kredit mobil, sebaiknya pastikan rekening pribadimu di bank menunjukan surplus (pengeluaran < pemasukan). Surplus pada rekening bank mu akan menjadi salah satu faktor pertimbangan dan garansi kreditor ketika mengambil keputusan peminjaman.

2. Siapkan dokumentasi yang dibutuhkan kreditor

Dokumentasi yang dibutuhkan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Surat Izin Mengemudi (SIM), Laporan Keuangan (untuk pemilik perusahaan), atau Laporan Gaji Bulanan (untuk karyawan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *