BP Batam Dorong Reformasi Birokrasi Lewat Corporate University dan Digitalisasi Investasi

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis

PUTARBALIK.COM, Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mulai menyiapkan langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) internal melalui pembentukan BP Batam Corporate University, sebuah program pengembangan kompetensi yang dirancang menjadi pusat pembelajaran sekaligus inkubasi talenta aparatur.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari agenda transformasi kelembagaan BP Batam dalam menghadapi tantangan investasi yang semakin dinamis, kompetitif, dan berbasis teknologi.

Bacaan Lainnya

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan bahwa penguatan kapasitas aparatur merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan investasi strategis nasional.

Menurutnya, pegawai BP Batam ke depan tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi harus mampu berkembang menjadi aparatur yang adaptif, memiliki wawasan global, dan memahami kebutuhan dunia usaha yang terus berubah.

“Penguatan kompetensi SDM merupakan bagian penting dari upaya BP Batam menjaga kualitas pelayanan dan memperkuat daya saing investasi Batam,” ujar Fary, Senin (26/5).

Fary menjelaskan, lanskap investasi saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Investor tidak hanya menilai aspek infrastruktur dan regulasi, tetapi juga kualitas layanan yang diberikan oleh institusi pemerintah.

Karena itu, aparatur yang bergerak di sektor pelayanan investasi dituntut memiliki kemampuan yang lebih komprehensif, mulai dari memahami regulasi, membaca data, memiliki orientasi penyelesaian masalah, hingga mampu merespons kebutuhan investor secara cepat dan tepat.

Sebagai jawaban atas tantangan tersebut, BP Batam mulai membangun ekosistem pembelajaran pegawai melalui konsep Corporate University yang disusun secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Program ini nantinya akan mencakup penguatan kapasitas pada sejumlah bidang strategis seperti pelayanan investasi, perizinan, tata kelola organisasi, digitalisasi, keberlanjutan, hingga pengembangan kepemimpinan.

“Gagasan pengembangan ekosistem pembelajaran pegawai diarahkan untuk terus meningkatkan kapasitas di bidang pelayanan investasi, perizinan, tata kelola, digitalisasi, keberlanjutan, serta kepemimpinan,” kata Fary.

Lebih jauh, Corporate University tidak hanya difokuskan pada pelatihan teknis, tetapi juga diarahkan untuk membangun pola pikir kerja atau mindset aparatur yang lebih modern, kolaboratif, dan berstandar internasional.

Pos terkait