Dari Ulos ke Pasar Global: Pertamina Dukung 70 Penenun Lokal Samosir Lewat Sakkamadeha

PUTARBALIK.COM, Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukungannya terhadap pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), salah satunya Sakkamadeha Gallery and Workshop yang berlokasi di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Melalui pemberdayaan penenun lokal dan pengembangan produk berbasis kain ulos, Sakkamadeha menjadi contoh bagaimana warisan budaya dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Nama Sakkamadeha, yang dalam bahasa Batak berarti “Pohon Kehidupan”, menjadi filosofi utama usaha ini.

Bagi Stella Florensia Hutajulu dan timnya, Sakkamadeha bukan sekadar galeri tenun, tetapi harapan agar budaya lokal tetap hidup dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sejak menjadi mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut pada tahun 2020, Sakkamadeha terus berkembang dan kini memberdayakan sekitar 70 penenun lokal.

Para penenun tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, anak muda, hingga perajin tenun dari luar daerah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa dukungan terhadap Sakkamadeha merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong UMKM berbasis budaya lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.

“Melalui rumah produksi di Samosir, Sakkamadeha telah memberdayakan kurang lebih 70 penenun lokal untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan nilai ekonomi berkelanjutan. Ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung dan memajukan UMKM berbasis kearifan lokal,” ujar Fahrougi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *