Satu Kesalahan, Seribu Pengabdian. ‘Membaca Iman Sutiawan Lebih Utuh’

Iman terlihat aktif memantau pembangunan tersebut, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat setempat. Dukungan juga datang dari pemerintah daerah dalam bentuk pengembangan fasilitas dan bantuan sosial bagi masyarakat pesisir.

Selain itu, perhatian terhadap nelayan, dukungan terhadap program BPJS Ketenagakerjaan, hingga upaya mendorong pembangunan kawasan pulau menjadi bagian dari kiprah yang terus ia jalankan.

Sayangnya, hal-hal semacam ini jarang menjadi viral.
Tidak banyak kamera hadir ketika bantuan disalurkan.
Tidak banyak sorotan saat anak yatim disantuni.
Tidak banyak perhatian ketika masyarakat pulau diperjuangkan.

Namun satu kesalahan bisa dengan cepat menyebar, membentuk opini, bahkan menghapus jejak kebaikan yang telah lama dibangun.

Padahal, manusia tidak pernah hanya terdiri dari satu kesalahan.

Mengkritik pejabat publik adalah bagian penting dari demokrasi. Namun kritik yang sehat seharusnya tidak menutup mata terhadap keseluruhan perjalanan seseorang.

Sebab bisa jadi, sosok yang hari ini menjadi sasaran hujatan adalah orang yang diam-diam telah membantu banyak orang—tanpa pernah meminta tepuk tangan. (IMAN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *